PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BERWAWASAN EKOWISATA DAN KEARIFAN LOKAL PADA KOMUNITAS RUMAH BAMBU DESA TANAH RATA MALUKU TENGAH
DOI:
https://doi.org/10.37196/tp.v19i2.129Kata Kunci:
English Modul, Ecotourism, Local Wisdom, Bamboo House CommunityAbstrak
This study aims to develop an English language learning module with ecotourism and local wisdom insights in the Bamboo House Community of Tanah Rata Village, Pulau Banda District, Central Maluku Regency. The development research carried out was intended to find out the needs of students for learning modules that have an ecotourism and local wisdom perspective, obtain data and conclusions about the modules that have been used, compile and develop modules that emphasize the concept of ecotourism and local wisdom in accordance with the characteristics of Banda Island as well as one of the tourism icon in Maluku province, get the validity of the test results from media and material experts, get the results of field tests on the modules that have been developed, and get the feasibility results of the modules. The method used in this research is Research and Development (R&D). The development procedure used is the ADDIE development model, namely analysis (needs analysis), design (designing learning modules), development (developing learning modules), implementation (implementing learning modules in small groups and large groups), and evaluation (evaluating the use of existing modules). developed). The modules that have been developed include ecotourism-oriented English materials and local wisdom that support the Banda Island tourism sector. Topics raised included Ecotourism and Local Wisdom, Beach Watersport, Enjoy Your Stay, Marine Tourism, Water Transportation, Lawataka Festival, Historical Tourism, Natural Resources. The results of the validation carried out by media experts and material experts fall into the "very good" category so that the module developed is suitable for use in the Bamboo House Community of Tanah Rata Village, Pulau Banda sub-district, Central Maluku district.
Referensi
Belawati, Tian. (2003). Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Divapress.
Cahyana, Ucu. (2013). Pengembangan Modul Pembelajaran Kimia pada Materi Laju Reaksi Berdasarkan Model Pembelajaran Discovery-Problem Base Learning. JRPK, Vol.2, No.1.
Daryanto. (2013). Menyusun Modul. Yogyakarta: Penerbit Giva Media.
Depdiknas. (2008). Panduan Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Depdiknas.
Fajarini, Ulfah. (2014). Peran Kearifan Lokal dalam Pendidikan Karakter. Jurnal Sosio Didaktika. Vol.1, No.2.
Hamsal, Mohammad & S.B. Abdinagoro. (2021). Sustainable Tourism Pariwisata di Era Normal Baru. Surabaya: Scopindo Media Pustaka.
Haryanto, Triu Joko. (2014). Kearifan Lokal Pendukung Kerukunan Beragama pada Komunitas Tengger Malang Jatim. Jurnal Analisa, Vol.21, No.02.
Hidayat, Rizka Septin. (2021). Pengembangan Buku Ajar Bahasa Inggris Berbasis kearifan Lokal dan Kurikulum 2013 untuk Siswa Kelas Tiga Sekolah Dasar. Sarjana Thesis, Universitas Brawijaya. http://repository.ub.ac.id/id/eprint/185218
https://direktori-wisata.com/pesona-wisata-bahari-banda-naira-maluku-tengah/
Istiawati, Novia Fitri. (2016). Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-Nilai Kearifan Lokal Adat Ammatoa dalam Menumbuhkan Karakter Konservasi. Cendekia, Vol.10, No.1, April.
Jannah, Firaihanil. (2018). Pengembangan Modul Pembelajaran pada Materi Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit di SMA Negeri 1 Tapaktuan. Skripsi. FTK, Pendidikan Kimia, UIN Ar-Raniry, Banda Aceh.
Koerniawaty, Fransisca Titing dan Dika Pranadwipa Koeswiryono. (2017). Perancangan dan Pengembangan Model Silabus, Lesson Plan, dan Materi Pelatihan Bahasa Inggris bagi Masyarakat di Desa Wisata. Jurnal STP Bali International. Vol. 8, No. 1, Desember.
Makrifah, Nurul. Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Inggris untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara pada Siswa MI Kecamatan Kwanyar Bangkalan. Tesis. PGMI, UIN Sunan Ampel, Surabaya.
Mardhatillah, et al. (2019). Bahan Ajar Interaktif Berbasis Kearifan Lokal Melalui Pendekatan Saintifik pada Pembelajaran Bahasa Inggris. Genta Mulia. Vol.X, No.1, Januari.
Marlina. (2019). Bahan Ajar Desain Hiasan Busana. Universitas Pendidikan Indonesia. http://file.upi.edu/direktori/fptk/jur._pend._kesejahteraan_keluarga/195902031986032
Prastowo, A. (2015). Pengembangan Bahan Ajar Tematik. Yogyakarta: Diva Press.
Purnamasiwi, Eva Asih. (2017). Pengembangan Modul sebagai Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Minat Siswa SMA Kelas X pada Mata Pelajaran Ekonomi. Skripsi. FKIP, Pendidikan Ekonomi, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.
Rahayuningsih, Sri Puji. (2016). Analisis Teks Silabus Bahasa Inggris Kelas VII pada Kurikulum 2013 pada SMP Negeri 1 Sukoharjo. Prosiding Seminar Nasional Kajian Bahasa dan Pengajarannya (KBSP) IV.
Rahmawati, Rizqi & Kaukabilla Alya Parangu. (2021). Potensi Pemulihan Pariwisata Halal di Ponorogo. JoIE: Journal of Islamic Economics. Vol.1, No.1. Januari.
Salakory, Revalda A.J.B. (2016). Pengembangan Ekowisata berbasis Masyarakat di Kepulauan Banda Maluku Tengah. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian “AGRIKA”. Vol.10, No.1, Mei.
Soemarno, M.S. (2010). Desa Wisata. diambil dari: marno.lecture.ub.ac.id/files/2012/01/De sa-wisata.doc.
Sudjana, Nana. (2004). Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algesindo.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suryani, et al. Pengembangan Modul Kimia Reaksi Reduksi Oksidasi Kelas X SMA. Jurnal Pendidikan Kimia. Vol.1, No.1.
TIES. (2006). Fact Sheet?: Global Ecotourism, 1–4.
Wahyuningtyas, Riska Septia & Familia Novita Simanjuntak. (2020). Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis. Jurnal PRO-LIFE. Vol.7, No.3, November.
Walakula, Yandri Benony. (2020). Analisis Eksistensi Pariwisata Indonesia di Tengah Situasi Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19). Noumena: Jurnal Ilmu Sosial Keagamaan. Vol.1, No.1, Juni.
Wibowo, Agus. (2015). Pendidikan Karakter berbasis Kearifan Lokal di Sekolah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Widoyoko, Eko Putro. (2009). Evaluasi Program Pembelajaran (Panduan Praktis bagi Pendidik dan Calon Pendidik). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Wood, M. E. (2002). Ecotourism?: Principles, Practices & Policies for Sustainability. United Environmental Programme Division of Technology, Industry and Economincs and The International Ecotourism Society. Paris.
Yuniarti, Intan dkk. (2021). Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal Tema Cita-Citaku Subtema Aku dan Cita-Citaku Kelas IV. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan. Vol.6, No.4, Desember.
Zainiyati, Husniyatus Salamah. (2015). Pemanfaatan Weblog sebagai Media untuk Mengembangkan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Prosiding Halaqoh dan Seminar Pendidikan Islam, Jilid 2.
Ziffer, K. (1989). Ecotourism: The Uneasy Alliance. Working Paper No. 1 Conservation International, Washington DC.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Nurlaila Tuanany

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







