Hakikat teologi penciptaan manusia dan implikasinya
DOI:
https://doi.org/10.37196/mc.v11i1.128Keywords:
Implikasi, Penciptaan Manusia, Hakikat, TeologiAbstract
Kajian tentang teologi penciptaan manusia sangat penting. Hal ini dilatar belakangi oleh banyaknya pandangan tentang penciptaan dan asal-usul tentang manusia. Sekarang ini masih banyak orang termasuk orang Kristen belum berpegang pada pandangan yang hakiki berdasarkan Firman Tuhan. Dalam dunia pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, psikologi dan lain-lain, sasarannya adalah manusia. Berbagai kajian telah dilakukan dan formulasi yang ditawarkan, tetapi seringkali mengabaikan kebenaran hakiki yang bersumber dari Alkitab. Dari persoalan ini penulis ingin memberikan sumbangsih pemikiran tentang implikasi teologi penciptaan manusia yang bisa diterapkan dalam berbagai pelayanan praktis. Pertanyaan penelitian adalah bagaimana hakikat teologi penciptaan manusia dan bagaimana implikasi telogi penciptaan manusia. Untuk menjawab pertanyaan ini penulis menggunakan literatur. Hasil yang didapatkan adalah: Pertama, hakikat tentang penciptaan manusia ialah manusia serupa dan segambar dengan Allah. Manusia adalah ciptaan Allah yang mulia, terdiri tubuh, jiwa dan roh, diberikan kemampuan untuk menentukan pilihan secara bertanggungjawab. Kedua, implikasi teologi penciptaan manusia adalah manusia berpotensi mengembang spirutualitas, manusia memiliki harga diri yang tinggi, manusia berpotensi mengembangkan kepribadian dan manusia berpotensi menentukan pilihan. Teologi penciptaan manusia berimplikasi dalam berbagai pelayanan praktis kepada sesama manusia.
References
K. Karnawati and P. Widodo, “Landasan Filsafat Antropologi-Teologis Dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Kristen,” Evang. J. Teol. Injili dan Pembin. Warga Jemaat, vol. 3, no. 1, pp. 82–89, 2019. doi : 10.46445/ejti.v3i1.127
E. B. Santosa, “Teologi Pengharapan,” J. Antusias, vol. 1, no. 2, pp. 41–45, 2011. Available at Google Scholar
J. Harefa, “Makna Allah Pencipta Manusia dan Problematika Arti Kata ‘Kita’dalam Kejadian 1: 26-27,” Epigr. J. Teol. dan Pelayanan Kristiani, vol. 3, no. 2, pp. 107–117, 2019. doi : 10.33991/epigraphe.v3i2.134
N. Nurhidaya, “Konsepsi Kebenaran Menurut Plato dan Aristoteles (Sebuah Analisis Perbandingan).” Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, 2022. Available at Google Scholar
D. Sukono, “Alkitab: Penyataan Allah Yang Diilhamkan,” PASCA J. Teol. dan Pendidik. Agama Kristen, vol. 15, no. 1, pp. 28–34, Nov. 2019, doi: 10.46494/psc.v15i1.66
S. Sadono, “Doktrin Baptis: diantara pandangan teologia Kristen,” Semarang STBI, 2011. Available at Google Scholar
D. E. Y. Dethan, “Peranan Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Menyadarkan Peserta Didik Tentang Pentingnya Menghargai Hidup.” Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Jakarta, 2018. Available at Google Scholar
H. Hannas and R. Rinawaty, “Apologetika Alkitabiah tentang Penciptaan Alam Semesta dan Manusia terhadap Kosmologi Fengshui sebagai Pendekatan dalam Pekabaran Injil,” Dun. J. Teol. dan Pendidik. Kristiani, vol. 4, no. 1, pp. 55–74, Oct. 2019, doi: 10.30648/dun.v4i1.206
F. I. Widjaja, “Pluralitas Dan Tantangan Misi: Kerangka Konseptual Untuk Pendidikan Agama Kristen Dalam Masyarakat Majemuk,” Regula Fidei J. Pendidik. Agama Kristen, vol. 4, no. 1, pp. 1–13, 2019. doi : 10.33541/jrfvol1iss1pp115
M. Manao, “Sikap Etis Kristen Terhadap Pelaksanaan Tri Kerukunan Kehidupan Beragama,” J. Arrabona, vol. 4, no. 1, pp. 124–194, Aug. 2021, doi: 10.57058/juar.v4i1.49. doi : 10.57058/juar.v4i1.49
J. C. Turner, “Pokok-Pokok Kepercayaan Orang Kristen,” Lemb. Lieratur Baptis, 1978. Available at Google Scholar
F. Tambunan, “Doktrin Pentingkah?: Minimnya Pemahaman Jemaat Gereja-Gereja Protestan Di Sumatera Utara Tentang Doktrin-Doktrin Dasar Dalam Kekristenan,” Illum. J. Teol. dan Pendidik. Kristiani, vol. 2, no. 1, pp. 14–28, 2019. Available at Google Scholar
N. Shihabudin and M. Y. Wibisono, “Reasoning Hadith about the Day of Resurrection: A Critical Study of Atheism,” in Gunung Djati Conference Series, 2021, vol. 4, pp. 873–883. Available at Google Scholar
M. Uling, “Reafirmasi Monoteisme Trinitarian Terhadap Konsep Henoteisme Dikalangan Orang Kristen,” Missio Ecclesiae, vol. 9, no. 1, pp. 20–39, Apr. 2020, doi: 10.52157/me.v9i1.109
H. C. Thiessen, “Teologi Sistimatika (Vernon D Doerksen (Ed.).” Gandum Mas, 2010. Available at Google Scholar
W. Wahyudiyono, “Implikasi Pengggunaan Internet terhadap Partisipasi Sosial di Jawa Timur,” J. Komunika J. Komunikasi, Media dan Inform., vol. 8, no. 2, p. 63, Oct. 2019, doi: 10.31504/komunika.v8i2.2487. doi : 10.31504/komunika.v8i2.2487
Y. Badudu and S. M. Zain, Kamus umum bahasa Indonesia. Pustaka Sinar Harapan, 1994. Available at Google Scholar
N. Atikah, “Pengaruh Workplace Spirituality Terhadap Perilaku Disfungsi Audit Dengan Sifat Machiavellian Sebagai Variabel Intervening.” Fakultas Ekonomi dan Bisnis uin jakarta. Available at Google Scholar
I. H. Alwi, “Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Dalam Kitab Al?l? Karya Muhammad Abu Basyir Dan Kontekstualisasinya Dalam Pembelajaran Daring.” IAIN PONOROGO, 2022. Available at Google Scholar
S. B. Rantesalu, “Pemberlakuan Kurikulum Berbasis Nilai dan Karakter dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Terhadap Kecerdasan Spiritual Siswa SMA Negeri Di Tana Toraja.,” BIA’ J. Teol. dan Pendidik. Kristen Kontekst., vol. 3, no. 2, pp. 214–229, 2020. doi : 10.34307/b.v3i2.152
B. S. Sidjabat, “Penguatan Guru PAK Untuk Pendidikan Karakter: Melihat Kontribusi Seri Selamat,” Evangelikal, 2019. doi : 10.46445/ejti.v3i1.121
A. Malau and A. S. Brake, “Gambar Allah Menurut Kejadian 1: 26-28 dan Implikasinya bagi Pengembangan Artificial Intelligence,” J. Ilmu Teol. Dan Pendidik. Agama Kristen, vol. 3, no. 1, pp. 1–17, 2022. doi : 10.25278/jitpk.v3i1.632
L. Berkhof, “Teologi Sistematika: Doktrin Allah,” Surabaya: Penerbit, 1993. Available at Google Scholar
Y. A. Arifianto, “Kajian Biblikal Tentang Manusia Rohani Dan Manusia Duniawi,” J. Teruna Bhakti, vol. 3, no. 1, pp. 12–24, 2020. doi : 10.47131/jtb.v3i1.51
A. Yulianto, I. Nuryati, and A. Mufti, “Analisis Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Dalam Novel Rumah Tanpa Jendela Karya Asma Nadia,” Tabasa J. Bahasa, Sastra Indones. dan Pengajarannya, vol. 1, no. 1, pp. 110–124, 2020. doi : 10.22515/tabasa.v1i1.2596
Y. N. Susanto, “Pandangan Teologis Tentang Kehendak Bebas Manusia Dan Relevansinya Dengan Kehidupan Orang Percaya Saat Ini,” J. Chem. Inf. Model., vol. 53, no. 9, pp. 1689–1699, 2017. Available at Google Scholar
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

